Ada Pembalap Depok Go Internasional , Padahal Depok Lagi Ramai Begal Motor

Ada Pembalap Depok Go Internasional , Padahal Depok Lagi Ramai Begal Motor

Ada Pembalap Depok Go Internasional , Padahal Depok Lagi Ramai Begal Motor Depok lagi di ramikan oleh begal motor yang meresahkan masyarakat depok , Tapi ada senyuman dari anak depok yang go internasional di moto2,siapakah dia???baca di kuncimotor.com

Honda asli pembalap Depok bernama Dimas Ekky Pratama, berhasil menciptakan sebuah motor nasional yang penggemar balap tersenyum. Menuai hasil positif ketika tes Moto2 CEV pramusim Spanyol 2015.
Pengendara ini pernah memenangkan perlombaan dalam Rookie of The tahun Asia jalan balap Kejuaraan tahun 2012, pada hari kedua atau terakhir (28/2) pra musim tes sirkuit Jerez Moto2 CEV di Spanyol Repsol bisa muncul kompetitif.

Jiwa tidak pernah dimiliki meyerah Dimas ditunjukkan, sehingga perkembangan semakin positif. Terutama jika dilihat dari catatan waktu, hasilnya adalah peningkatan dari sesi sebelumnya. Sesi pertama waktu-Dymas mencetak 48,970 detik. Catatan yang lebih baik dari waktu yang diterima selama hari pertama tes (27/2) yang hanya menyentuh Nomor 49,293 detik.

Dalam hasil tes yang ke 2 Dimas memiliki waktu rekaman untuk 20 detik dan ketiga sesi 47,630 catatan waktunya kembali ke 1 menit disunat 46,822 detik, kata Anggono Iriawan, manajer dari Motorsport & Safety Riding PT Astra Honda Motor (AHM).

Hebatnya, motor menyebabkan pembalap berusia 23 tahun ini masih dalam kondisi standar. Itu adalah, host yang berbeda Kalex Dimas pembalap lain yang telah mengalami revisi di kopling dan lengan ayunnya.

Fokus dengan, meningkatkan keterampilan naik begitu prioritas, Dimas sepenuhnya disatukan dan motornya akrab kondisi, beber Anggono yang menyertai Dimas di Spanyol.

Sayangnya, ketika memasuki di sesi keempat tes hanya berlangsung selama dua puluh menit. dari ke 3 dan dalam sesi keempat Sidang. Jalan yang ada minyak yang berasal dari salah satu motor di kelas-kelas SMP Moto3 mengalami kecelakaan saat menjalani tes, sehingga hanya mampu menembus 47,027 detik, tapi itu lagi direvisi pada sesi kelima yang mencetak waktu 46,190 detik, ditambahkan Anggono.

Jika dilihat dari data pada musim lalu ketika kualifikasi yang juga diadakan di sirkuit Jerez, zaman diperoleh Dimas memungkinkan untuk masuk ke dalam top 10. Tetapi untuk sesi tes pra musim saat ini Dimas menandatangani 5 besar, seperti hanya 10 pembalap yang mengenakan transponder motornya.

Bahkan pada sidang kelima sebelum kecelakaan, catatan waktu Dimas adalah ketiga besar tembus. Tetapi sebagai akibat dari kecelakaan jari kiri Dimas telah retak, sehingga hanya mampu mencetak waktu 46,190 detik, terang Anggono.

Pembalap tim Asia tim Astra Honda rencana akan kembali tes pramusim akan diselenggarakan di Albascete, Spanyol pada 18-19 Maret mendatang.

Mudah-mudahan pembalap mendapat awal jumlah 20 semakin kompetitif, setidaknya mampu bersaing di tengah-tengah dan atas dengan pembalap yang datang dari Eropa. Karena nama-Nya juga proses langsung, tiba-tiba menghindar. Tapi dengan waktu rekaman memperoleh kali ini cukup untuk membuat Dimas tersenyum.

Share this post

Leave a comment

Your email address will not be published.