Bahan Bakar Pertalite Mulai Dipasarkan, Ini Harga Sekarang

Bahan Bakar Pertalite Mulai Dipasarkan, Ini Harga Sekarang

Bahan Bakar Pertalite Mulai Dipasarkan, Ini Harga Sekarang PT Pertamina akhirnya secara resmi meluncurkan bahan bakar baru yang disebut Pertalite secara bersamaan di Bandung, Surabaya, dan pekerjaan lain. Sementara itu, menurut Wianda Pusponegoro sebagai VP Corporate komunikasi PT Pertamina Persero mengatakan untuk permulaan Pertalite dipasarkan dengan harga paling murah yaitu Rp 8.400 per liter yang berlaku di seluruh wilayah.

Wianda menambahkan Pertalite tidak masuk dalam memberikan subsidi pemerintah sehingga harga akan menyesuaikan dengan harga pasar minyak internasional. Namun setelah promosi berakhir itu memastikan banderolnya kemudian akan tidak terlalu banyak dibandingkan dengan harga promo. Setidaknya 103 Stasiun GAS baru yang mendapatkan jatah Pertalite ini dan diharapkan oleh adanya bahan bakar baru ini bisa membuat masyarakat lebih mudah dalam menentukan bahan bakar cocok untuk kendaraan mereka.

Sementara Muhammad Iskandar sebagai vp bahan bakar pengecer mengatakan harga PT Pertamina Pertalite tentu tidak akan lebih mahal daripada Builtin tapi selain tidak murah Premium. Seperti yang kita tahu sekarang Builtin dibanderol di 9.300 sampai dengan Rp 9400. Adapun Premium dijual kepasaran Rp 7.300-7, 400. Pertalite harga mungkin kemudian setelah promo akan berada di kisaran Rp 8.000.

Tapi sayangnya untuk langkah awal PT Pertamina Persero menyediakan hanya 500 ribu ton tentu saja. Namun, jumlah itu bisa dikalikan jika mendapatkan respon yang positif dari masyarakat. Pertamina sendiri pesta ini sudah lama cukup melakukan sosialisasi untuk pengguna kendaraan.

Kemungkinan jika permintaan untuk Pertalite ini meningkatkan kemudian Pertamina juga akan mengirim bahan bakar RON 90 untuk beberapa daerah lain di Indonesia sehingga keduanya dapat menikmati. Pertalite sendiri mengaku memiliki kualitas Premium dibandingkan dengan Ron 88. Namun ternyata tidak semua kendaraan cocok jika menggunakan mobil motor tertentu mewah Pertalite sebagai serta beberapa bahwa tampak lebih pas ketika memakai bahan bakar dengan RON 92 ke atas.

Sebagai contoh adalah PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) yang menyebutkan bahwa ternyata tidak semua produk dapat mengkonsumsi bahan bakar baru. Seperti dijelaskan oleh Abidin Muhammad sebagai General Manager yang Aftersales dan Motorsport YIMM, beberapa motor Yamaha dirancang kompresi di atas 9.0 untuk telah diberikan dengan teknologi injeksi. Motor dengan kompresi seperti ini masih dapat memakai bahan bakar Pertalite.

Namun, untuk kendaraan dengan kompresi yang mencapai 10.9 lebih seperti matik Yamaha RC Xeon Yamaha GT125 NMAX 150 dan lebih cocok untuk mengkonsumsi Builtin. Adapun dua motor olahraga unggulan yaitu Yamaha MT-25 baru dan juga Yamaha R25 bahkan dianjurkan untuk memakai Plus-Builtin karena teknologi yang digunakan jauh lebih baru. Menariknya pesaing utama, yaitu PT Astra Honda Motor (AHM) sehingga memastikan bahwa semua motornya bisa memakai Pertalite.

Wedijanto Widarso sebagai General Manager of Engineering Services Division AHM mengatakan kualitas Pertalite lebih bagus dibandingkan dengan Premium sehingga sangat cocok untuk mesin sepeda motor Honda karena itu membuatnya lebih bersih dan ringan. Meskipun demikian Widarso disarankan untuk pemilik kendaraan yang sudah mengisi motornya dengan Builtin tidak harus beralih ke Pertalite karena kualitas lebih baik dan Builtin tidak perlu mengantri saat pengisian.

Walaupun fakta-fakta di lapangan pasti akan berbeda dan setiap masyarakat diperkirakan akan mencoba untuk menggunakan Pertalite sebagai permulaan pertamina sendiri berharap dengan keberadaan bahan bakar baru bisa mengundang konsumen premium dapat beralih ke bahan bakar lebih baik. Baca juga baru BBM Pertalite, kelebihan dan Builtin anak bekerja Plus bangsa digunakan acara balap internasional.

Share this post